old but never forgotten

SWEET MEMORIES ARE TIMELESS TREASURES OF THE HEART.
Advertisements

Seminar Neuro Parenting

Me Anggun:
Pola Asuh berbasis otak anak
Dr Amir Zuhdi

📌Good kids -> good parents
– > good environment

📌Membangun anak hebat -> dimulai dari orangtua hebat -> keluarga ( ayah dan ibu ).

📌Sesuai dalam surat Ali Imran 159, pengasuhan anak -> lemah lembut , jangan kasar.

📌Alquran menyebut struktur otak, yaitu ubun2 atau otak depan atau dalam istilah kedokteran disebut pre frontal cortex. -> satu satunya yg ada di manusia tidak ada di makhluk hidup lain.

📌kondisi untuk tumbuh kembang prosesnya harus dengan lemah lembut. Hingga usia 9 tahun, otak anak belum terbentuk sempurna. Jadi ketika ada anak usia 9 tahun “melawan orangtua” , bukanlah anak yg melawan tapi orangtua yang salah menyikapi.

📌tujuan utama pengasuhan -> menciptkan ‘pemimpin’, Menjadi pemimpin adalah basic life -> supaya kelak anak terlatih menyelesaikan permasalahannya secara positif, memanage diri, bijak dalam mengambil keputusan .

📌poin pengasuhan yg terpenting dari kepemimpinan yg perlu dibangun adalah : ketangguhan. Ketangguhan berhubungan dengan kecerdasan emosional anak dan kecerdasan kinestetik. Kecerdasan emosional dan kinestetik dibangun di usia 0-7th.

📌orangtua harus mengenali emosi anak : takut, marah, gembira, sedih, jengkel. Salah satu latihan disekolah dasar untuk anak supaya bisa mengatur emosi dengan baik : menulis sambung, menulis latin miring, menulis tulisan arab.

📌jangan membuat rangsangan pengasuhan yang membuat anak terdiam, contoh : gadget . Anak usia 0-7th yg anteng saat main gadget itu adalah tanda orangtuanya “malas” mengasuh.

📌sampai usia 15thn, otak anak masih berkembang 85%. Sisanya berkembang sampai usia 20th. Hingga usia 14-15th anak masih butuh pengasuhan orangtua, di usia ini sistem limbik mulai dikelola supaya anak tidak menjadi liar.

📌kinestetik anak usia 0-15th yg bagus : berenang, memanah ( menanah lebih bagus daripada bermain memasukkan bola),

📌anak penurut vs anak taat adalah berbeda. Anak penurut : cenderung karena takut dimarahin / efek kasar dari orangtua, dan berpotensi menjadi psikopat. (Kasus2 pembunuhan sadis setelah digali banyak disebabkan pola pengasuhan keliru). Anak kecil yang penurut , ketika usia 15th kecenderungan membangkang lebih besar, Dan kecenderungan “mati rasa” ketika dewasa lebih besar. Anak taat : hadir dari pengasuhan dengan kelemahlembutan. Ketika usia 15th akan menurut dgn sendirinya.

📌pengasuhan 0-7th sukses jika ditahapan usia selanjutnya ketangguhan baik. -> jika anak meminta sesuatu jika tidak dituruti maka akan bereaksi positif, tidak gulung2/ marah kalap.

📌bolehkah berkata “jangan” kepada anak? -> boleh, Alquran mengajarkan demikian . Yang tidak boleh adalah : mengatakan “jangan” dengan nada tinggi, dengan mata melotot,

📌usia 15th, mulai ajarkan anak kreatif, usaha, dagang, bisnis, tanggung jawab, tidak perlu menunggu lulus kuliah atau lulus sma untuk melatih menghasilkan pendapatan. Diberi beban tanggung jawab sediki demi sedikit.

📌menghancurkan anak -> apa2 diberi tanpa ada usaha dari anak.

📌berikan maaf yang banyak kepada anak. Anak bermasalah -> rubah diri sendiri dulu sebelum membawa anak ke psikolog. Selesaikan inner child orangtua jika dulu memiliki pengasuhan yang tidak baik, putuskan ( stop) , jangan diturunkan kepada anak2.

📌hindari kebiasaan berkata “njeplak” kepada anak. Berkata kasar, asal njeplak ke anak, pengaruh oada otak bagian depan anak, setiap otak manusia memiliki amygdala. Amygdala inilah yg harus dikembangakan secara positif dengan kelemah lembutan, jika dengan kasar, mudah berkata njeplak, amygdala tidak akan tumbuh/ syaraf2 tidak akan menyatu, mengakibatkan jumlah amygdala sedikit. 📌Hasil rontgen otak psikopat -> jumlah Amygdala sedikit. 📌

📌Anak usia 0-7 th belum tau konsekuensi, maka ketika kita memarahi/ ngomel2 anak belum tau apa maksudnya, yang ditiru adalah ekspresi wajah kita, intonasi kita dan respon emosi kita.

📌bagaimana mengendalikan emosi anak :
1. Perbaiki emosi orangtua, emosi orang2 terdekat anak
2. Momen ketika anak rewel adalah momen yg tepat untuk memperbaiki emosi anak, dengan peMe Anggun:
nanganan yg tepat. Kenali saat anak rewel, anak sedang ditahap emosi yg mana, capekkah , marahkah dsb, tangani dengan tepat bukan malah balik memarahi anak.

📌urutan tes untuk masuk sekolah dasar :
1. Kematangan usia . Paling baik usia 7thn
2. Tes kesehatan
3. Ketangguhan / kecerdasan emosi
4. Baru tes tulis dsb. Ini juga yg digunakan oleh sekolah dasar di Finlandia, yg di tes ketika masuk sekolah dasar adalah kecerdasan emosi.

📌agar pola pengasuhan berhasil
1. Membangun emosi anak dengan perhatian, mandiri, cinta, insan, aman, nyaman
2. Makanan yg tepat untuk otak anak
3. Lingkungan yg sesuai
4. Pengalaman emosi khususnya amygdala, adalah bagian yg paling cepat matang, maka dari itu anak2 sangat peka dengan rangsangan dan pengalaman emosi.
5. Aktifitas fisik yg sesuai. Aktifitas fisik yg tepat, meningkatkan sirkulasi darah ke otak, mempemgaruhi hormon NGF ( nerve growth factor ) dan dopamin yg berfungsi u menata mood anak.
6. Stimulan rasional, memberi rangsangan tantangan yg saling padu dan penuh makna dapat mempercepat proses sambungan sel saraf.
7. Anak pintar bukan yg otaknya lebih besar / berat. Tapi yang neuron atau syarafnya tersambung banyak. Neuoron ini akan berhenti nyambung ketika kita membentak anak.
8. Terapi emosi yg paling utama adalah : Pelukan. Sering2 peluk anak, ketika anak kita suruh tidak respon, datangi peluk. Ketika anak kita panggil tidak respon, datangi dan peluk anak2.

Nara sumber : Dr Amir Zuhdi S
Boleh bertanya lgs via FB = Dokter Amir Zuhdi S.

Perjalanan menuju kampung abadi..

🥀

Alam kubur… awal dari perjalanan panjang …. bukan akhir dari segalanya.. secara nampak / dzhohir memang ia adalah berakhirnya kehidupan dunia..namun sejatinya itulah awal perjalanan kita menuju kampung halaman abadi kita…. surga atau neraka … penantian panjang bagi yang beriman maupun yang tidak beriman…yang membedakan, jika ia seorang Mukmin ia mengatakan, “Ya Rabb, segerakanlah kiamat agar aku kembali ke keluarga dan hartaku.” Sebaliknya, orang yang tidak beriman, ia mengatakan “Ya Rabb, jangan kau datangkan kiamat.” Karena yang akan datang setelahnya lebih pedih siksanya dan lebih menakutkan…

“Ya Allah, Sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari siksaan kubur, siksa neraka Jahanam, fitnah kehidupan dan setelah mati, serta dari kejahatan fitnah Almasih Dajjal.” (HR. Bukhari-Muslim)

Warisan Paling Berharga

Warisan yang Paling Berharga
.
Susah payah bangun rumah untuk anak cucu, padahal di masa mereka nanti rumah orangtua akan dibongkar karena dianggap kuno
.
Susah payah mewariskan mobil, padahal pada di suatu masa nanti mobilnya akan dijual karena rusak atau tak dianggak laik jalan
.
Susah payah mewariskan sawah, padahal sawah akan berubah perumahan orang lain karena anak cucu tak mau tanam menanam lagi
.
Susah payah membangun perusahaan demi anak cucu, padahal pada suatu waktu perusahaannya akan gulung tikar karena sudah tak bisa bersaing dengan perusahaan lain yang lebih baru
.
Susah payah menabung untuk anak cucu, pada masanya uang sudah tak bernilai karena inflasi tak terkendali
.
Yang masih susah payah mengumpulkan dunia demi kebahagiaan anak cucu…anda pasti akan menyesal karena pengorbanan anda tak begitu akan diharga oleh mereka. Bukan apa-apa, tapi zaman sudah berbeda.
Maka…
.
Susah payahlah membangunkan anak cucu untuk shalat
.
Seriuslah mendidik anak cucu supaya hafal alquran
.
Disiplinlah menjadikan anak cucu supaya menjadi shalih dan shalihah
.
Dan tegaskanlah kepada anak cucu bahwa dunia ini hanya sementara dan penuh penyesalan, sedang akhirat adalah perjumpaan kita yang sebenarnya
.
Karena itulah yang bermakna bagi mereka, bermanfaat bagi mereka, dan tak kan lekang di zaman mereka
.
Dunia ditinggal mati, akhirat berjumpa pasti
.
Ustadz Rohmanto Abu Al-Laits

Pancake

IMG_4775

Free day bersama Tsabit.

Resep diambil dari ibumudabijak.com

Bahan yang dibutuhkan:

– 200 gram tepung terigu protein sedang / serbaguna (mereknya tergantung selera)
– 225 ml susu cair
– 25 gram mentega tawar, lelehkan
– 2 butir telur, kocok lepas
– 1 sendok makan gula pasir halus
– 1/4 sendok teh garam
– 1 sendok teh baking powder
– Pan / Wajan datar anti lengket

Cara membuatnya:

1. Campur tepung terigu, gula pasir, garam, dan baking powder. Lalu aduk rata semua.

2. Tuang campuran telur dan susu cair. Aduk sampai adonan tercampur rata dan lembut dengan spatula atau pengocok tangan (whisk). Tambahkan mentega cair, aduk kembali sampai rata. Diamkan adonan sesaat (sekitar 5 menit), lalu aduk kembali adonan pancake saat akan dimasak.

3. Panaskan pan / wajan dengan api sedang. Tuang sekitar 1-2 sendok sayur adonan pancake ke dalam wajan datar anti lengket selama 2-5 menit, hingga pancake terlihat mengembang atau hingga bagian bawahnya berkulit kecokelatan. Balik pancake sampai sisi satunya juga berkulit kecokelatan. Angkat. Biarkan sampai dingin.

4. Sajikan Pancake dengan butter, taburan gula halus, siraman madu, cokelat cair, selai atau aneka buah-buahan sesuai selera kita. Ditambahkan es krim juga enak, lho.