Suami Istri Yang Berniat Untuk Berpisah Dengan Kekasihnya

UNTUKMU WAHAI SUAMI ISTRI YANG SEDANG DILANDA PRAHARA DALAM RUMAH TANGGA DAN BERNIAT UNTUK BERPISAH DENGAN KEKASIHNYA

Ustad Ferry Nasution

Pernikahan adalah sebuah ikatan kuat antara seorang laki-laki dan wanita yang tidak dapat dianggap remeh. 

Oleh karena itu, Islam telah membahas masalah pernikahan secara panjang lebar, lengkap dan menyeluruh. 

Dan melalui pintu pernikahan, diharapkan setiap keluarga dapat membina suatu hubungan yang sakinah, mawaddah, warahmah.

 

Di dalam perjalanannya seringkali pasangan suami istri menemui berbagai ujian dan cobaan yang fungsinya adalah sebagai proses pendewasaan bagi keduanya. 

Namun, tidak jarang kita temui juga beberapa hiruk pikuk rumah tangga yang terpaksa terhenti di tengah jalan dikarenakan oleh dua sebab umum, yaitu kematian dan perceraian.

 

Perpisahan yang disebabkan oleh kematian adalah suatu kejadian yang sifatnya pasti yang akan dialami oleh setiap makhluk yang bernyawa dan tidak ada seseorangpun yang dapat menghindari darinya. 

 

Adapun perpisahan yang disebabkan oleh perceraian merupakan suatu permasalahan yang harus mendapatkan perhatian khusus bagi suami dan istri agar setiap pasangan suami istri memahami betul bahwa sekalipun Islam membolehkan terjadinya perceraian, namun sesungguhnya Islam adalah agama yang sangat menginginkan terwujudnya keluarga muslim yang harmonis dan penuh dengan kebahagiaan.

 

Meski demikian, tidak jarang terjadi perselisihan antara pasangan suami istri di dalam mengarungi kehidupan rumah tangga. Dan apabila segala upaya telah dikerahkan demi langgengnya ikatan pernikahan, namun bara perselisihan di antara keduanya tidak dapat padam juga, maka dalam keadaan seperti ini seseorang dituntut untuk mengambil tindakan lain yang lebih kuat, yaitu talak (cerai).

 

Wahai saudara-saudariku muslim dan muslimah..

 

Sesungguhnya bagi seseorang yang memperhatikan serta mencermati dengan benar hukum-hukum yang terkait tentang permasalahan perceraian, maka ia akan memahami bahwa sebenarnya Islam sangatlah menginginkan terjaganya keutuhan rumah tangga dan keabadian jalinan kasih sayang yang terjalin antara suami dan istri. 

 

Sebagai bukti akan hal itu, 

Islam tidak menjadikan talak terjadi hanya dalam 1 kali, dan apabila talak terjadi sebanyak 3 kali dan tetap perceraian telah dilakukan juga, maka tidak ada lagi ikatan pernikahan dan keduanya tidak boleh untuk menyambungnya kembali, kecuali dengan apa-apa yg dijelaskan oleh syara’. 

 

Demikianlah Allah menetapkan syari’at-Nya atas setiap hamba-Nya.

 

Semoga menjadi suatu pembelajaran dan bahan renungan tersendiri bagi setiap pasangan suami istri yang sedang dilanda prahara dalam rumah tangganya dan berniat untuk berpisah.

 

Berfikirlah dengan matang, sematang-matangnya, dengan menimbang maslahat dan mafsadatnya…

Ulangi lagilah pelajaran-pelajaran yang berkaitan tentang hak-hak suami istri agar masing-masing mengetahui hak dan kewajibannya. 

 

Semoga bermanfaat!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s