Ketetapan Hati

Sering gelisah tak karuan arah..
Begitulah hati, seringkali berubah-ubah…

Maka berdoalah…

اَللَّهُمَّ مُصَرِّفَ القُلُوْبِ صَرِّفْ قُلُوْبَنَا عَلَى طَاعَتِكَ

“Ya Allah, Dzat yang mengarahkan hati, arahkanlah hati-hati kami dalam ketaatan kepadaMu…” (HR. Muslim: 2654)

يَا مُقَلِّبَ القُلُوْبِ ، ثَبِّتْ قَلْبِيْ عَلَى دِيْنكَ

“Wahai Rabb yang membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku pada agamaMu…” (HR. Ahmad: 6/302, at-Tirmidzi: 3522, Shahih at-Tirmidzi: 2792 al-Albani)

Benarlah dikatakan dalam sebuah sya’ir:

وَمَا سُمِّيَ الإنْسَانُ إِلا لِنَسْيِهِ * وَ سُمِّيَ القلبُ لأنه يتقلَبُ

Tidaklah dinamakan insan (manusia) melainkan karena sifat nisyan (lupa)nya..

dan dinamakan hati (qalbu) karena ia berubah-ubah (yataqalabu)…

@sahabatilmu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s