Cinta Sejati dan Pencitraan Semu

Catatan yang bagus untuk direnungkan, jangan hanya “ingin tampil seakan akan perfect spouse”, tapi diluar itu sang suami tak bisa menjaga pandangannya disaat bersendirian,
Memuja muja kemesraan (semu) namun justru diam diam merobek robek hatinya…
So, Jangan tertipu oleh kebahagiaan semu…

So Which Blessings of Your Lord Will You Deny~?

a rose for u :)

Pagi-pagi buka notifikasi Facebook, dan langsung disuguhi tulisan yang sangat menarik ini oleh seorang kawan..

“Katanya sih, salah satu komposisi utama dalam membangun RT *sengaja disingkat* adalah kepercayaan. Nah katanya lagi, orang-orang sering kebalik. Memuja-muja kemesraan (semu), tapi diam-diam merobek hatinya: Dengan menghancurkan kepercayaan itu.

Tau ga sih, cuma membayangkan aja kerasa loh sakitnya gimana. Lebih sakit dari sakit gigi level mancanegara.

Ittaqillah haitsu makunta. Sungguh, kami berlindung dari lelaki yang jauh dari Allah. Oke fix, saya yakin perempuan waras manapun sepakat dengan hal ini. Ya kan, ya kan, ya kan? *wink*”

(Lanina Lathifa)

Duh. Menohok sampai ke ulu hati. Oke ini lebay. Abaikan.

Setelah sekian lama menikah, mengamati banyak peristiwa yang terjadi dalam lembar kehidupan rumah tangga sendiri maupun orang lain.. Semakin yakin kalo yang namanya cinta, nggak perlu sering-sering ditunjukkan di depan publik. Atau harus syelalu dipublish ke sosial media. Cukup kita sama pasangan aja yang tahu.

View original post 926 more words

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s