Sekolah Untuk Anakku – Private Methode Community

Private Methode Community atau disingkat PMC

dengan metode Homeschool Multimedia

Sebuah metode pendidikan berbasis homeschool. Yup Homeschool. Saya memilih untuk menyekolahkan anak anak saya dengan metode ini. Lebih tepatnya Homeschool Multimedia. Di sekolah ini, anak anak tetap berangkat ke sekolah, tetap ada gedung sekolahnya, ada seragam sekolah. Namun metode belajarnya mengadopsi sistem homeschool, dengan menggunakan sistem leveling, dan jumlah murid yang sedikit setiap angkatan. 1 kelas hanya 12 orang. Selain itu, suasana di kelas di setting ala multimedia, anak anak selain menggunakan papan tulis dan buku, mereka juga  belajar menggunakan ebook, laptop, dengan grafis yang lucu dan menarik supaya anak anak tidak bosan.

Selain itu, ada program tahfidz juga, jadi anak juga di drill untuk bisa menghafal alQuran. Metode pengajaran disekolah ini menggunakan sistem leveling. 1 tahun ada 2 semester. 1 semester ada 10 level. jadi anak diharap selesai 20 level dalam waktu 1 tahun.

Kelanjutan sekolah ini jika nanti mau melanjutkan ke sekolah negri atau Universitas Negri, tetap bisa. Karena ini terdaftar, jadi bisa mengikuti ujian kesetaraan UN dan juga mendapat ijazah lembaga.

Kenapa saya pilih ini?

  • yang pertama karena akidahnya berlandaskan alquran dan hadits shahih sesuai dengan pemahaman Salafus Shalih
  • yang kedua karena jumlah murid yang sedikit, jadi bisa fokusss ke anak anak
  • yang ketiga visi dan misi dirumah dan sekolah SAMA, anak biasanya kecenderungannya ia akan lebih percaya pada gurunya dibanding dengan orangtuanya. Tapi dengan kesamaan metode ini, anak merasa nyaman dan merasa sama antara rumah dan sekolah. Ada program Good Habbits dari sekolah, dimana anak diberi jadwal untuk dirumah, yang harus di tanda tangani orang tuanya (mau tak mau ortunya manut jadwal anaknya xixixi) seperti tidur siang, bangun shubuh, murojaah setelah maghrib dimana jadwal ini diisi oleh orang tua.
  • yang keempat, karena metode mengajarnya multimedia, jadi anak tidak pernah bosan untuk belajar. Justru anak semakin termotivasi untuk bisa lanjut ke level berikutnya.
  • yang kelima, sistem leveling yang transparan. Semua anak tahu betul kapasitas masing masing dan temannya. Jadi tidak ada namanya perbedaan si anak guru, si anak A, B C atau D. semua tau progres anak dan teman temannya. Karena setiap level yang sudah lulus, anak mendapat medali yang ditempel di satu dinding kelas.
  • yang keenam. tentu karena juga ada Tahfidz quran. Anak di dril untuk menghafal Alquran. dimulai dari juz 30 di kelas 1.
  • yang ketujuh, profil pemilik dan pengajar yang menurut saya Subhanallah akhlaknya dan cara mengajarnya yang penuh keteladanan. Tak butuh waktu lama anak anak langsung jatuh cinta sama gurunya..hehehe..

Senengnya sama private metode hs ini, anak gak kayak pergi ke “sekolah”. Tapi metode ini berasa kayak disekolah anak tinggal melanjutkan pendidikan yang ada didalam dirumah. Hal hal kecil, simpel dan sederhana, misal dirumah kita biasakan baca doa sebelum masuk kamar mandi, di sekolah disentuh juga hal2 kecil itu (namun peHomeschool_school_at_homenting), jika ia tak baca ia bisa kena denda. Atau membuang sampah tidak pada tempatnya, memakai sepatu tidak rapi dsb begitu juga jika ia melakukan hal hal positif yang mungkin sepele seperti menyingkirkan 1 buah sampah, akan mendapat rewards, masing2 anak juga dilatih mengelola uang, program yang dibuat juga oleh sekolah, bahkan sampe hal besar seperti belajar, anak tau bahwa ia yang butuh belajar tanpa harus disuruh… Buat saya pribadi hal ini penting karena jangan sampai pendidikan menjadikan anak jadi berkepribadian berbeda ketika disekolah dan diluar sekolah, atau menjadi anak yang “harus belajar” karna tuntutan beban materi disekolah, ato jadi anak rajin ketika disekolah tapi dirumah sudah terlalu lelah untuk “mempraktekkannya”…

‪Iniiiii‬ hanya sebuah ikhtiar karena bagaimanapun juga ilmu itu datangnya dari Allah akan tetap sampai kepada kita /anak anak dimanapun berada jika telah Allah tetapkan…
Alhamdulillah bini’mati tatimushaalihat

catatan :

Untuk legalitas ijazah, Departemen Pendidikan Nasional menyebut sekolah-rumah dalam pengertian pendidikan homeschooling. Jalur sekolah-rumah ini dikategorikan sebagai jalur pendidikan informal yaitu jalur pendidikan keluarga dan lingkungan (pasal 1 Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional – Sisidiknas No. 20/2003). Kegiatan pendidikan informal yang dilakukan oleh keluarga dan lingkungan berbentuk kegiatan belajar secara mandiri. Hasil pendidikan informal diakui sama dengan pendidikan formal (sekolah umum) dan nonformal setelah peserta didik lulus ujian sesuai dengan standar nasional pendidikan (pasal 27 ayat 2). Dalam pelaksanaannya, homeschooling berada di bawah naungan Direktorat Pendidikan Kesetaraan, Direktorat Jenderal Pendidikan Luar Sekolah, Departemen Pendidikan Nasional RI. Siswa yang memilih homeschooling akan memperoleh ijazah kesetaraan yang dikeluarkan oleh KEMENDIKNAS, yaitu: Paket A setara SD, Paket B setara SMP, Paket C setara SMA. Ijazah ini dapat digunakan untuk meneruskan pendidikan ke sekolah formal yang lebih tinggi, perguruan tinggi bahkan ke sekolah-sekolah luar negeri.

image source : tablelifebog.com

2 thoughts on “Sekolah Untuk Anakku – Private Methode Community

  1. maaf kak, kalau sekolah begitu berarti jenjangnya langsung dari setara SD sampai SMA? atau ada pembagiannya juga,.
    siswanya ndak ikut ujian nasional ya? soalnya ada juga sekolah yang memakai konsep islam, namun tetap diikutkan UN.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s