“Bagaimana kabarmu hari ini?”

image

Aku mengingatnya dalam ribuan kata
Ribuan kenangan
Ribuan tawa dan bahkan ribuan luka
Yang terkadang menjelma
Menjadi selimut rindu di dalam hati

Ah..
Bagaimana kabarmu hari ini?
Iya. . Kamu. .!
Tahun berlalu,
Sudah beranjakkah kau?
Sudah bergerakkah langkah kakimu?
Dari tempat terakhir kita berdiri,  lalu aku menjauh ?

Aku?
Kau tanya aku?
Jalanku sudah tegak kini
Senyumku tlah mengukir hari hariku kembali

Kemana kesedihan itu?
Kesedihan itu sudah ada pada tempatnya kini
Kesedihan itu sudah kuserahkan kepada Sang pemilik Hati ini
Kesedihan itu tlah berangsur luruh seiring tetes air mata yang lalu menjelma menjadi doa doa dalam setiap malamku.
Kehilangan itu telah melebur bersama lirik lirih yang senantiasa terpanjat dalam setiap sujudku..

Yang ku tahu kini,
Jiwamu bukan milikku.
Jiwaku pun tak bisa kamu miliki
Tunduklah
dan serahkanlah saja
kepada pemilik hati ku dan kamu

Percayalah..
Tunggulah di waktu yang tepat
Bisa jadi
kebersamaan itu adalah hadiah yang paling tepat untuk yang bersabar
Atau bisa jadi
kebahagiaan ku disini,  pada hari ini
dan kebahagiaan kamu disana pada hari ini
adalah jawaban terbaikNya

Sementara menanti,  sibukkan diri menjadi lebih baik
Waktu dan jarak akan mengungkap
Apakah yang kau yakini itu masih ada
atau semakin memudar…

Just release it to Allah. .
Karena Allah-lah penulis cerita cinta paling indah di dunia. . .
🌌

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s