T E M A N


teman..

lihatlah rumput ilalang yang bergoyang..

seakan membisikan pengalaman..

seraya berkata..

hidupku tak lepas dari terpaan angin..

terkadang aku merunduk..

terkadang pula meliuk-liuk..

namun itu tak membuatku tersungkur..

 

teman..

itulah kehidupan..

tak lepas dari aral yang melintang..

ujian dan cobaan silih berganti..

menyaring keimanan..

demikian Robb kita berfirman:

alif laam miim..

apakah manusia mengira

akan dibiarkan berucap kami beriman sementara ia tidak diuji.. (Al Ankabut:1) 

 

teman..

tidakkah kita ingin setegar batu karang..

yang selalu diterjang ombak samudra..

namun ia tegar tak bergeming..

seakan tersenyum anggun menuai kesabaran..

 

teman..

sabar di dunia amat indah..

walau pahit dan getir terasa..

tapi ia sementara dan tak lama..

sedangkan sabar di neraka tak lagi berguna..

dalam masa yang amat panjang..

satu harinya sama dengan lima puluh ribu tahun di dunia..

manakah kesabaran yang engkau pilih..

 

teman..

sabarlah di atas jalan Rabbmu..

sabarlah tuk menaati Nabimu..

sampai kita berjumpa denganNya..

Nabi bersabda..

bersabarlah.. sampai berjumpa denganku di telaga haudl..

by Ustadz Badru Salam, Lc (UB)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s